Index of articles, click here.
JAKARTA (Suara Karya): Kejaksaan Agung (Kejagung) akan menindak jaksa di daerah yang memeras pengusaha dengan berbagai modus.
"Tujuannya agar para pengusaha nyaman menjalankan bisnisnya, tidak diganggu dan ditakut-takuti," kata Kapuspenkum Kejagung Babul Khoir Harahap mengutip komitmen Jaksa Agung Basrief Arief usai bertemu jajaran pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) di Kejagung, Senin.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Kadin bidang Hukum dan Hubungan Antar Lembaga, Bambang Soesatyo, saat bertemu Jaksa Agung menolak tegas upaya kriminalisasi terhadap para pengusaha yang dilakukan oleh jaksa.
Kadin sendiri mendukung penuh langkah Jaksa Agung Basrief Arief untuk mereformasi dan revitalisasi lembaga Kejagung dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia para jaksa, termasuk menindak tegas para jaksa nakal.
Selain Bambang Soesatyo yang juga anggota Komisi III DPR, hadir dalam pertemuan dengan Jaksa Agung dan jajaran antara lain Achmad Yani, Syarifuddin Sudding, Desmond J Mahesa, dan Herman Herry.
Di hadapan Basrief, Bambang menceritakan bahwa pengusaha di daerah mengeluhkan ulah oknum jaksa yang tidak sejalan dengan semangat pemberantasan korupsi. Modus pemerasan para jaksa nakal yang meresahkan pengusaha, kata Bambang, antara lain dengan menerima laporan sumir tentang praktik korupsi.
Modus lain, katanya, juga dikeluhkan oleh para kontraktor. Saat mengerjakan proyek jalan raya, selau ada oknum jaksa yang mempertanyakan apakah spesifikasi jalan sesuai dengan kontrak, dan sebagainya.
Index of articles, click here.
Gemuel Blackwielle,
Avenida Coronel Lucas de Oliveira Porto Alegre,
Porto Alegre 995
Brazil
Last updated: December 23, 2010